Rumah zakat Indonesia

Rumah Zakat Indonesia adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat yang memfokuskan pada pengelolaan zakat, infaq, shodaqoh dan wakaf secara lebih profesional dengan menitikberatkan program pendidikan, kesehatan, pembinaan komunitas dan pemberdayaan ekonomi sebagai penyaluran program unggulan.

Memulai kiprahnya sejak Mei 1998 di Bandung, lembaga yang awalnya bernama Dompet Sosial Ummul Quro (DSUQ) dan dipelopori oleh Ustadz Abu Syauqi ini, semakin menguatkan eksistensinya sebagai lembaga amil zakat. Legalitas untuk melakukan ekspansi semakin kuat ketika lembaga ini telah mendapat sertifikasi pengukuhan sebagai lembaga amil zakat nasional berdasarkan SK Menteri Agama RI No. 157 pada tanggal 18 Maret 2003.

Semangat membumikan nilai spritualitas menjadi kesalehan sosial membingkai gerak lembaga ini sebagai mediator antara nilai kepentingan muzakki dan mustahiq. Antara yang memberi dan menerima, antara para aghniya (orang kaya) dan mereka yang dhuafa sehingga kesenjangan sosial bisa semakin dikurangi jaraknya. Harmoni ini semakin hangat dengan dukungan para muzakki dan mitra lembaga. Merekalah yang menjadi tiang penyangga lembaga, selain tentu dukungan doa anak yatim dan para mustahiq yang menyuburkan gerakan sosial ini dilakukan.

Sepuluh tahun sudah Rumah Zakat Indonesia berdiri menjadi jembatan harmoni antara para muzakki dan mustahik, menyambungkan empati dalam simpul pelayanan gratis hingga pemberdayaan. Atas rahmat Allah Yang Maha Kuasa, didukung simpati sobat zakat sekalian, Rumah Zakat Indonesia telah hadir di 27 jaringan kantor di 22 kota besar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Insya Allah mulai November 2008 Rumah Zakat akan hadir di Pontianak dan Jayapura, Papua. Dengan dukungan teknologi informasi, Alhamdulillah semua kantor (pusat-regional-cabang-kantor kas) telah terkoneksi secara online. Membuat pengelolaan lembaga lebih terintegrasi, transparan dan cepat.

Sebagai bentuk profesionalitas dan keamanahan, Rumah Zakat Indonesia mengembangkan empat rumpun program, yaitu HealthCare, EduCare, EcoCare, dan YouthCare. Implementasi setiap core program pun diupayakan agar terarah, terpadu, dan terintegrasi di wilayah Integrated Community Development (ICD) yang tersebar di seluruh kantor dan jaringan Rumah Zakat Indonesia. Untuk setiap ICD dikelola oleh satu orang atau lebih Mustahik Relation Officer (MRO) yang tinggal di tengah-tengah masyarakat yang dibinanya sehingga pemantauan dan keberlangsungan program lebih terjaga. Untuk memaksimalkan pemberdayaan masyarakat, telah berdiri unit-unit layanan sebagai sentra optimalisasi 4Care : 4 Sekolah Juara, 5 Rumah Bersalin Gratiis, 13 Layanan Bersalin Gratiis, 17 Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mozaik, dan 2 Youth Development Centre (YDC).

SEJARAH

1998
Abu Syauqi, salah satu tokoh da’i muda Bandung, bersama beberapa rekan di kelompok pengajian Majlis Ta’lim Ummul Quro sepakat membentuk lembaga sosial yang konsern pada bantuan kemanusiaan. 2 Juli 1998, terbentuklah organisasi bernama Dompet Sosial Ummul Quro (DSUQ). Sekretariat bertempat di Jl. Turangga 33 sekaligus sebagai tempat kajian. Jamaah pengajian semakin berkembang. Dipergunakanlah Masjid Al Manaar Jl. Puter Bandung sebagai tempat kajian rutin.
1999
Terjadi kerusuhan sosial dan konflik SARA pada pertengahan bulan Januari di Ambon dan Maluku Utara. Kasus tersebut mendorong DSUQ mulai memfokuskan kerja untuk rehabilitasi korban dan pengungsi konflik. Kantor sekretariat pindah ke Jl. Dederuk 30 Bandung. Mendekat ke forum pengajian di Masjid Al Manaar.
2000
Berkaca pada pengalaman menangani korban konflik dan kerusuhan di Ambon dan Maluku Utara, ternyata masyarakat memandang penting misi sosial ini diteruskan bahkan untuk kiprah yang lebih luas . Dirintislah program bea siswa pendidikan yatim dan dhuafa, layanan kesehatan, rehabilitasi masyarakat miskin kota, dll. Pemekaran mulai dilakukan dengan membuka kantor cabang Yogyakarta, Mei 2000 di Jl. Veteran 9. Cabang Bandung dipindah ke sekretariat awal di Jl. Turangga 33 Bandung
2001
Februari, Kantor cabang Jakarta resmi berdiri di Jl. Ekor Kuning Rawamangun, Jaktim
2002
Identitas lembaga sebagai lembaga amil zakat semakin dikuatkan. Kantor Cabang Jakarta pindah ke Jl. Taruna 43 Pulogadung
2003
DSUQ berubah nama menjadi Rumah Zakat Indonesia DSUQ seiring dengan turunnya SK Menteri Agama RI No. 157 pada tanggal 18 Maret 2003 yang mensertifikasi organisasi ini sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional. Bulan Mei, Rumah Zakat Indonesia DSUQ hadir di ibukota Jawa Timur, Surabaya.

2004
Kantor cabang Tangerang berdiri. Ekspansi mulai melebar ke Sumatera dengan didirikannya kantor cabang Pekanbaru, Riau. Dimulainya pembangunan sistem Teknologi Informasi untuk peningkatan mutu pelayanan. Hampir seluruh kantor cabang telah tersambung secara online. Website www.rumahzakat.org dirilis, menggantikan alamat situs sebelumnya di www.rumahzakat.net. Menguatkan branding lembaga dengan nama Rumah Zakat Indonesia
2005
Pertumbuhan cabang meningkat pesat. Kantor cabang Aceh, Medan, Padang, Palembang, Batam berdiri. Di Jawa, berdiri pula kantor cabang Semarang, ditambah jaringan kantor cabang pembantu di Bekasi, Bogor, Depok, Jakarta Selatan, Cirebon, Solo. Cabang Pekanbaru juga berekspansi dengan memiliki kantor cabang pembantu Duri dan Dumai. Sistem informasi lembaga mulai masuk ke jaringan on line. Mulai transaksi online, absensi on line, dan beberapa software keuangan.
2006
Regenerasi puncak pimpinan diestafetkan dari Ustadz Abu Syauqi beralih ke Virda Dimas Ekaputra. Babak sejarah baru ‘ Transformation From Traditional Corporate to Professional Corporate ‘ dimulai.

Visi dan Misi
Visi

Menjadi Lembaga Amil Zakat Taraf Internasional Yang Unggul dan Terpercaya

Misi

1. Membangun kemandirian masyarakat melalui pemberdayaan secara produktif
2. Menyempurnakan kualitas pelayanan masyarakat melalui keunggulan insani

Simbol Lembaga
a. Logo
Rumah Zakat Indonesia didalam lengkungan bola dunia
b. Bentuk Logo
c. Warna Logo dan Jenis Huruf
- Tulisan : Rumah Zakat Indonesia
- Warna : biru
- Kode Warna :C=100 M=50 Y=0 K=0
- Jenis Hufuf : Badrock

Tulisan : Indonesia
Warna : Hitam
Code Warna : C = 0; M = 0; Y= 0; K = 100
Jenis Huruf : Lucina Console

Tulisan : Lambang Cakrawala
Warna : Hijau
Code Warna : C = 40; M = 0; Y= 40; K = 0
Jenis Huruf : Benguiat Bk BT
Ukuran Standar Logo
Perbandingan tinggi dan lebar logo : 2,5 : 3
Perbandingan tinggi dan lebar tulisan Rumah Zakat : 0,6 : 3
Makna Logo
1. Lengkungan Vertikal
Menunjukan bola dunia yang melambangkan misi lembaga untuk mencapai keunggulan dan kepercayaan.
2. Lengkungan Horizontal
Menunjukan kaki langit yang melambangkan misi dan program lembaga yang menjadi rahmat untuk seluruh alam.
3. Warna Biru Melambangkan kebijaksanaan dan kecerdasan
4. Warna Hitam Melambangkan ketegasan dan kepastian
5. Warna Hijau Melambangkan ketenangan
6. Makna Umum Logo Rumah Zakat Indonesia Melambangkan lembaga yang memiliki visi keunggulan dengan pelayanan universal yang diaktualisasikan dalam pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan

Budaya kerja
Amanah
Professional
Kmudahan
Sinergi
Ketepatan penyaluran
Kejelasan laporan

Dan mengusung semboyan ini,rumah zakat Indonesia berusaha memposisikan diri sebagai salah satu ikon pengelola zakat terbaik di Indonesia pada khususnya dan dunia islam umumnya.persepsi yang ingin disosialisasikan kepada masyarakat adalah lembaga ini sangat kompeten untuk membantu setiap masalah yang terkait dengan zakat dan optimalisasi pemberdayaan zakat untuk membantu beragam masalah umat.mulai pendidikan,kesehatan,ekonomi dan bermacam aksi kemanusiaan lainnya

legal formal

S.K. Menteri Agama RI No.157 Tahun 2003, tentang Pengukuhan Sebagai LAZNAS
SK.Menteri Hukum dan HAM RI No.C-1490. HT. 01.02. TH.2006
Akta Notaris : Irma Rachmawati, S.H., SP.1, No.17 tanggal 25-Oktober-2005
Terdaftar di Dinas Sosisal Pemprov Jabar : SK No.062/1394/PRKS/2006
Terdaftar di Kantor Sosial Pemkot Bdg : SK No.062/864/kansos
Izin Domisili : 05/I/2006

One thought on “Rumah zakat Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>